Kamis, 03 Januari 2013

User Interface Game


  • §  Diegetik : Antarmuka yang disertakan dalam permainan dunia yaitu, dapat dilihat dan didengar oleh karakter   permainan. Contoh: antarmuka hologram dalam Dead Space.



Di atas adalah contoh dari elemen antarmuka yang diegetik. Waktu disajikan dengan menonton, dan navigasi dengan GPS dan peta fisik. Ini perlu dicatat bahwa meskipun peta secara fisik diwakili di dunia, ikon dan indikator bergerak dan berperilaku berdasarkan bermain game.

  • §  Meta : Representasi bisa eksis dalam dunia game, namun tidak selalu divisualisasikan spasial untuk pemain, ini adalah representasi meta. Contoh yang paling jelas adalah efek ditampilkan di layar, seperti percikan darah pada kamera untuk menunjukkan kerusakan. 


Contoh ini adalah percikan darah di layar yang digunakan dalam Killzone 2


  • §  Spasial : Elemen UI disajikan dalam ruang 3D permainan dengan atau tanpa suatu entitas dari dunia permainan yang sebenarnya (diegetik atau non-diegetik). Karakter menguraikan dalam Need Four Speed & Relly Dakar adalah contoh dari non-diegetik UI spasial. 


 
  • §  Non-diegetik : Antarmuka yang diberikan di luar dunia game, hanya terlihat dan terdengar ke pemain di dunia nyata. Contoh: paling klasik kepala-up display (HUD) elemen.




Contoh : Non-diagetic dalam game  Fallout 3


  • §  ICON : Dalam sebuah game, ikon meliputi gambar-gambar dari gambar abstrak sampai sangat realistik. Sebuah icon yang dilambangkan dalam bentuk gambar dengan resolusi tinggi dan sangat realistik (seperti foto) disebut picons. Jika menjadikan sebuah gambar yang bergerak sebagi icon, kita menyebutnya micons. 



Contoh : Picons



v  Platform Game :

Dalam ilmu komputer, platform atau serambi merupakan kombinasi antara sebuah arsitektur perangkat keras dengan sebuah kerangka kerja perangkat lunak (termasuk kerangka kerja aplikasi). Kombinasi tersebut memungkikan sebuah perangkat lunak, khusus perangkat lunak aplikasi, dapat berjalan. Platform yang umum sudah menyertakan arsitektur, sistem operasi, bahasa pemrograman dan antarmuka yang terkait (pustaka sistem runtime atau antarmuka pengguna grafis) untuk komputer.

Platform adalah unsur yang penting dalam pengembangan perangkat lunak. Platform mungkin dapat didefinisikan secara sederhana sebagai tempat untuk menjalankan perangkat lunak. Penyelenggara platform menyediakan pengembang perangkat lunak dengan kesepakatan serangkaian kode logika yang akan berjalan secara konsisten sepanjang platform ini berjalan di atas platform yang lainnya. Kode logika ini mencakup bytecode, kode sumber, dan kode mesin. Dengan demikian, pelaksanaan program tidak dibatasi oleh jenis sistem operasi yang tersedia. Platform telah menggantikan sebagian besar bahasa mesin independen.

v  Platform game (Genre)

Platform game, juga biasa disebut platformer, adalah game yang dalam gameplay nya melibatkan perjalanan antar platform dengan cara meloncat (biasanya juga berayun dan memantul). Genre ini biasanya dihubungkan dengan tokoh-okoh kartun seperti sonic the hedgehog, Mario, dan rayman, walaupun mungki mempunyai tema yang lainnya. Elemen-elemen tradisional dari game ini termasuk berlari, lompat, dan memanjat tangga atau pijakan. Genre ini seringkali meminjam elemen dari genre lain seperti fighting atau perkelahian dan shooting atau tembak-menembak.

~Platform Game (Console)
Platform game merupakan dimana game yang akan dikembangkan untuk dijalankan. Jenis platform game secara umum :

1. DOS
Masa keemasan platform ini sudah selesai. Namun kini sudah tidak dikembangkan lagi karena perpindahan sistem operasi yang beralih ke windows atau konsol yang lain. Akan tetapi masih banyak resource di internet yang masih menyediakan pembahasan dan programming dengan DOS.

2. Windows
Saat ini game yang berjalan di platform ini sangat mendominasi pasar. Memamfaatkan kemampuan windows untuk tampilan yang menarik dengan kemampuan DirectX yang disediakan Microsoft, menjadikan para pengembang game umumnya di platform ini. Tools dan software untuk membuat game sangat banyak tersedia di platform windows.


3. Linux
Pengembang game di platform ini masih sedikit game yang dibuat. Tetapi kemudahan lain adalah tersedianya berbagai aplikasi yang gratis, sehingga walaupun komunitasnya sedikit, namun bisa membuat berbagai game yang tidak kalah platform windows.

4. Macintos
Mac atau macintos merupakan sistem operasi yang dikeluarkan Apple yang stabil dan fitur yang sangat baik. Dari awal macintos tidak terlalu banyak bersinggungan dengan dunia game, walaupun salah satu kelebihan platform ini adalah fitur grafik dan suara yang sangat baik dibandingkan windows.

5. Console
Persaingan platform windows adalah mesin konsol, seperti Playstation dan Xbox pada masa kini. Pemrograman di mesin konsol hampir sama dengan platform windows, namun terdapat tingkat kesulitan dalam mengembangkan game di platform ini. Secara individu, peralatan dan lisensi yang ada pada studio pengembang harganya sangat mahal karena demi menjaga mutu dan hak ciptanya.


6. Mobile
Mulai banyak mobile game yang akan dibuat dan dirancang khusus di platform ini. Bahkan sudah menjadi pesaing untuk beberapa jenis game seperti game online. Walaupun tidak sehebat game komputer atau konsol, tetapi dengan kemudahan dan jumlah peralatan yang banyak digunakan untuk alat komunikasi akan membuat platform ini menjadi pilihan sebagian pengembang. Umumnya menggunakan bahasa pemrograman java.






Contoh dari platform game.


Sabtu, 01 Desember 2012

Mengenai Game "TEMPLE RUN"


Temple Run



Temple Run is an endless action video game developed by the Raleigh-based Imangi Studios.[5][6] The player takes the role of an explorer attempting to steal an idol from a temple and being chased by "demonic monkeys". The game is available on iOS andAndroid systems.

Gameplay
Temple Run centers around a group of wandering explorers, where one of the characters, whom the player controls, steals an idol from an ancient temple. The players control the characters moments after they have stolen the idol. Immediately upon acquiring the idol, the player is pursued by a group of malevolent demonic monkeys who chase the player out of the temple, thus initiating a "temple run." The player must swipe up or down in order to avoid obstacles, and left or right in order to turn corners. Tilting the device will cause the character to move from side to side, allowing them to collect coins as they run.
The characters controllable by the player are
§  Guy Dangerous, "just your average explorer" (default explorer)
§  Scarlett Fox, a "cunning" escape artist
§  Barry Bones, a city cop "with an attitude"
§  Karma Lee, a Far East explorer
§  Montana Smith, the "second greatest" explorer ever
§  Francisco Montoya, a conquistador
§  Zack Wonder, a football star
The playable characters have the same abilities, and differ only in cosmetic appearance. Montoya, the women, and the rest of the men have different grunts and sounds. Montoya's grunts are slightly higher-pitched than the other men.
There is no finish line nor are there any levels; the object of the game is to run as far as possible by avoiding obstacles that require the player to either jump (slide finger forward), duck (slide finger backwards), or turn (slide finger to the right or left) in a precise manner. The game is measured in meters, starting from the temple. While all of this is happening, the player will continue to be pursued by the monkeys. While playing, the player can tilt their device either to the left or the right to collect coins. These coins are primarily in the shape of yellow diamonds, but according to their point value, they can also be red or blue (a 2-point coin and a 3-point coin, respectively). In addition to the coins, players also encounter sporadic bonus items during their run.
When gaining coins, there is a bar and a "mural" to complete. Each time the player obtains 100 coins, a section of the mural is completed and the bar resets. When the player trips, the mural and bar resets. It takes 500 coins to complete the mural.

Powerups
The coins the player collects in the game can be spent in the game's "store." At the store, the player is able to purchase upgrades to the various bonuses found throughout the run, as well as perks, unlockable characters, and wallpapers. The bonuses, when fully upgraded, are
§  Mega Coin (worth 150 coins)
§  Coin Magnet (multiplies coin value by 3)
§  Invisibility (lasts 30 seconds)
§  Boost (for 750 meters)
§  Some 2-point coins begin at 1000 meters
§  Some 3-point coins begin at 2000 meters

Objectives
The object is to survive, while also getting the most points and coins possible. The longer a player survives, the more points they acquire. A player's score can only be used to unlock objectives. Their score is determined by their distance, plus five times the number of coins collected, plus 600 times the ordinal number of the total number of coins divisible by 100. These three values are then added and multiplied. The value of the multiplier is 10 more than the number of objectives unlocked. The formula is s = (m)(d+5c+t); "s" being number of points; "m" number of objectives unlocked + 10; "d" being distance; "c" being number of coins; "t" being the coin multiplier of 600 times the whole number remaining of c/100.

Development
Husband-and-wife team Keith Shepherd and Natalia Luckyanova, along with artist Kiril Tchangov, created Temple Run. Originally, the game cost 99 cents, but was soon released as a freemium app, which quintupled revenue with in game coin purchasing.[8][9] Both Shepherd and Luckyanova developed the gameplay, while Tchangov created the graphics.

Release
Originally, the game was only available for the App Store, but it was later released on Google Play, the successor to Android Market. On January 12, 2012, Imangi Studios announced on the Temple Run Facebook page that the game would be released to the Androidplatform in February 2012, saying "We're so excited to announce this and appreciate all of our fans' support across both platforms!".[10]The game was released for the Android platform on March 27, 2012, a month later than expected.[11]
In the iTunes Store, it was included in the top 50 most-downloaded apps in December 2011,[12] and eventually became the number one free iOS app. It has also reached the position of the top grossing iOS app.[13] When Temple Run was released to Android, it was downloaded more than 1 million times in under 3 days.[14] The game itself was formerly 99 cents, but Imangi Studios switched the game to a freemium application sometime before December 2011, and instead relies on players purchasing in-game coins with legal tender. For the Android version, it was always freemium, because before it was released the game was already freemium.

Spinoff (Temple Run:Brave)



In June 2012, it was announced that Imangi Studios had tied up with Disney to promote the movie Brave with a game titled Temple Run: Brave that released on June 14th. Unlike the original game, it costs 99 cents to purchase.
Temple Run: Brave is set in the forests and wilds of Scotland, with the default and only character, Merida. Like the original Temple Run game, Temple Run: Brave has its own store, although there are differences. In the Store one can buy the same boosts as in the original Temple Run, and the player can upgrade them afterward, like Invisibility, Mega Coins, Coin Magnet, Double Value, and other utilities. The player can also buy gowns, dresses and armor for Merida to wear during the run, and some wallpapers. As in the original game, Temple Run: Brave's objective is to keep on running and avoiding the dangers along the way for the longest time, while being chased by a wild animal.
The new feature for Temple Run: Brave is archery. During one's run, an archery symbol will appear with some dots above it, acting as a signal that there will be bullseyes at which to shoot. The dots are the number of targets in this area. On the left and right hand sides, the player will then find archery targets; by touching the screen, an arrow will be shot accurately at the upcoming target. When the player finishes hitting all targets in the area, they will get a coin bonus, and have to wait for another area with archery targets.
After Temple Run: Brave's release on the App Store, the game topped the charts as the most-downloaded paid game.

Reception
Temple Run has generally been well praised. Gamezebo gave it a 5-star, and Art Green calls it "an instant iPhone classic. PC Magazine says the first Android version was "crisp" clean and had "snappy" navigation. PC Magazine also included it in its "Mobile Apps to keep Kids Happy" list.
However, Common Sense Media has criticized Temple Run of its "consumerism", because the player could purchase in-game coins for an item in the Temple Run Store.
Since Temple Run was originally released on a custom, flexible engine on the iOS platform, it had difficulties with launching the Android version of Temple Run, especially because it used the Unity game engine. Critics were criticizing the frequent crashes of Temple Run on Android and initially gave the game unfavorable performance ratings; the performance was not quite the same as the iOS version, and today it still has issues because of using Unity. Imangi Studios has advertised Temple Run as "by the makers of award-winning Harbor Master".

Popularity
The game has been available on the App Store from August 2011 on, and since then, its popularity has soared. Many imitators have made fake games such as "Temple Guns" and "Temple Jump", to the point that it has made Imangi Studios more popular than Zynga Games. Similarly, another game, the Pyramid Run is a rip-off of Temple Run. The popularity of Temple Runprompted Imangi Studios to create an initially unplanned Android version. After Temple Run was released on Android, it was downloaded 1 million times in under 3 days.


SEDIKIT CERITA !
Temple Run merupakan sebuah game untuk perangkat Android yang baru-baru ini memang sedang naik daun alias populer , dalam hanya waktu beberapa minggu saja bahkan game ini sudah capai 5 juta download. Temple Run seolah ingin menyaingi Angry Birds Space berhasil menembus angka 10 juta download hanya dalam waktu 3 hari. Namun saat ini kita tidak sedang ingin membicarakan Temple Run atau Angry Birds.

Bagi penggemar game petualangan berburu harta karun, ada sebuah game menarik yang bisa anda dapatkan secara gratis dalam waktu yang terbatas. Game ini adalah Temple Run, sebuah game untuk iPhone, iPad dan iPod Touch yang mengambil adegan di sebuah jalan candi yang panjang.



Di dalam game Temple Run ini, anda berperan sebagai pemburu harta karun yang harus berlari untuk keluar dari jalan candi yang panjang itu. Refleks dan kecepatan respon anda sangat diuji dalam game ini. Anda bisa Swype untuk berbelok, melompat dan meluncur menghindari halangan, menggambil koin-koin serta membeli power ups.
Parameter kemenangan dari game Temple Run ini diukur dari seberapa jauh anda bisa berlari. Semakin mahir anda memainkan game ini, maka akan semakin jauh jarak anda berlari di jalan candi yang panjang ini.
Dengan desain 3D yang halus dan gameplay yang seru, game ini bisa menjadi pilihan anda untuk menghabiskan waktu luang.




GAME TEMPLE RUN, BERLARI MENGHINDARI MONYET IBLIS


Siapa tak suka dengan game? Hampir semuanya pasti suka game, terutama yang ada di ponsel, bisa untuk penghilang penat di sela kesibukan mobile. Kini bagi Anda pemilik ponsel Android, telah hadir game berjudul Temple Run.
Game kreasi Imangi Studios ini sebelumnya hadir di platform iOS, dan sambutannya sangat luar biasa, dengan jumlah hit yang besar. Dan, saat ini sudah tersedia untuk Android, gratis lagi di Google Play.

Secara garis besar game ini berisi akan aksi lompat dan mengelak lewat gerakan sapuan di layar sentuh ponsel. Alur ceritanya berawal dari Anda yang akan memainkan peranan orang yang mencuri boneka kutukan dari kuil. Dan, sekarang  Anda harus bisa menyelamatkan hidup Anda dengan melarikan diri, menghindar dari iblis monyet jahat yang menggigit.





Pada game ini Anda akan diuji tingkat refleksnya, tentu saja dalam menyapu layar ponsel, untuk berlari di dalam candi kuno dengan jalan tebing terjal. Sapu layar untuk memutar, melompat dan sliding dalam menghindari rintangan. Sepanjang perjalanan kumpulkanlah poin dan beli ‘power up’. Anda pun nanti bisa membuka karakter baru, dan lihat seberapa jauh Anda bisa berlari.
Permainan Temple Run ini kompatibel dengan perangkat Android v2.1 ke atas. Penasaran? Download saja langsung di Google Play, gunakan fasilitas pencari (search). (Agmal/Wr)

Senin, 22 Oktober 2012

KOMPONEN....



 


  
Salah satu komponen OS yang paling sering berinteraksi dengan pengguna adalah GUI. Lewat GUI, pengguna bisa mengatur dan memanfaatkan kerja OS. Daya tarik OS juga terdapat pada GUI-nya, bila GUI OS tampilannya cantik dan memberi kemudahan, maka akan banyak orang yang tertarik dengan OS tersebut. Akhir-akhir ini windows baru Microsoft selalu mengalami perubahan susunan GUI, seperti perubahan Tema klasik windows 2000 menjadi tema Luna XP. Begitu juga ketika Vista diluncurkan, tampilan GUI-nya membuat XP tampak sangat kuno. 
Windows 7 pun begitu, ada perubahan GUI yang terjadi disana. Meski tidak seekstrim perubahan XP ke Vista, perubahan tetaplah perubahan. 
Perubahan di Windows 7 di buat untuk perbaikan dari Vista dan windows XP.kali ini saya akan membahas perubahan tentang User Interface dari Windows XP ke Windows 7.








WINDOWS XP





menampilkan layar kerja berbasis GUI (Graphical User Interface)
menu di start dan di taskbar telah di perbarui dan diberi efek visual.
seperti :

1. Sebuah Segi panjang bergradasi biru di windows explorer

2. bayangan untuk label ikon di desktop
3. Tugas yang dikerjakan bersamaan dan muncul di sidebars windows explorer.

4. kemampuan untuk mengunci taskbar dan toolbar lainnya untuk mencegah perubahan
5. menyoroti program yang baru ditambahkan di menu start

6. bayangan dibawah menu pointer










 

 

 

 

 

  

 

WINDOWS 7

 



Ada yang berbeda di tampilan Taskbar di Windows 7 bila dibandingkan dengan windows Vista dan XP. Taskbar hanya menampilkan icon aplikasi yang aktif. Tidak seperti Windows sebelumnya yang lengkap dengan nama aplikasinya. Agar icon aplikasi bisa lebih jelas dilihat, taskbar di Windows 7 sekitar 10 pixel lebih tinggi. Dengan begitu icon aplikasi bisa ditampilkan dalam ukuran yang lebih. besar.


berikut adalah perubahan pada USER INTERFACE yang diperbarui untuk windows 7 :





1. Desktop
  



Dukungan untuk tema telah di tambah pada Windows 7. Selain menetapkan warna-warna chrome pada jendela, latar belakang desktop, ikon desktop, pointer mouse dan skema suara, tema di Windows 7 mencakup pengaturan slideshow desktop. Sebuah panel kontrol Tampilan baru, dapat diakses melalui "Personalize" item menu konteks pada desktop, telah diperkenalkan yang menyediakan kemampuan untuk menyesuaikan dan beralih di antara tema, serta men-download tema lainnya dari situs web Microsoft. Dukungan untuk "Themes Packs" telah disertakan, Themes Packs adalah kumpulan file dengan ekstensi themepack, dan terdiri dari tema serta sejumlah gambar, suara, ikon, dan file kursor mouse.






2. Library





Konsep library yang merupakan implementasi dari WinFS membuat navigasi untuk menemukan file tertentu menjadi lebih mudah. Pada library, akan dikelompokan file di sebuah folder virtual berdasarkan tipe filenya. File-file dengan tipe yang sama akan dimasukan kedalam virtual folder, biarpun lokasi filenya bisa berbeda-beda. Misalnya semua file Musik yang ada di penjuru harddisk dengan lokasi file yang berbeda-beda akan di kelompokan kedalam satu folder virtual. Library ini akan membuat pencarian dan manajemen file menjadi lebih mudah.





3. Federated Search 






Start Menu juga mendukung pencarian penyatuan dengan sumber data eksternal, seperti database kustom atau layanan web, yang terkena melalui web dan dijelaskan melalui definisi OpenSearch





 4. Start Menu




Orb berbentuk bola pada Start mulai sekarang memiliki fade-in efek. ketika pengguna menggerakkan mouse di atasnya.

Menu Start Windows 7 mempertahankan tata letak dua kolom dari pendahulunya, dengan beberapa perubahan fungsional:

     "Dokumen", "Pictures" dan "Musik" ​​sekarang tombol link ke libraries dengan nama yang sama.
     Sebuah "Devices dan Printers" pilihan telah ditambahkan yang menampilkan perangkat baru manajer.
     The "shut down" icon di Windows Vista telah diganti dengan link teks yang menunjukkan tindakan apa yang akan diambil ketika ikon tersebut diklik. Aksi default untuk mengambil sekarang dapat dikonfigurasi melalui Taskbar dan Start Menu Properties window.
     Taskbar Daftar Langsung disajikan pada Start Menu melalui guillemet, ketika pengguna menggerakkan mouse di atas guillemet, atau menekan tombol panah kanan, sisi kanan menu Start diperluas dan diganti dengan Jump List aplikasi.








5.  Taskbar




Pada Windows Taskbar terlihat perubahan yang paling signifikan sejak diperkenalkan pada Windows 95. Taskbar adalah 10 piksel lebih tinggi daripada di Windows Vista untuk mengakomodasi input sentuh layar dan lebih besar ukuran default ikon baru (meskipun ukuran taskbar yang lebih kecil tersedia), serta menjaga proporsi baru mode resolusi monitor tinggi







 6. Pinned Application






Toolbar Quick Launch telah dihapus dari konfigurasi default, tetapi dapat dengan mudah ditambahkan .  Aplikasi sekarang dapat ditempelkan di taskbar dengan fitur "PINNED APPLICATON" memungkinkan pengguna akses cepat ke aplikasi yang mereka sering gunakan



7. Thumbnail Preview










Thumbnail previews yang diperkenalkan di Windows Vista telah diperluas untuk tidak hanya melihat pratinjau jendela dibuka oleh aplikasi dalam tampilan thumbnail berukuran kecil, tetapi juga berinteraksi dengan mereka. Pengguna dapat menutup jendela setiap dibuka dengan mengklik X pada thumbnail preview yang sesuai. Nama jendela juga ditampilkan dalam thumbnail preview. A "mengintip" di jendela diperoleh dengan melayang di atas thumbnail preview




8. Jump List







Ini adalah pilihan menu yang tersedia dengan mengklik kanan setiap ikon pada taskbar atau dengan menahan tombol kiri mouse dan geser ke arah pusat desktop pada sebuah ikon. Setiap aplikasi memiliki daftar "JUMP LIST" unik yang sesuai dengan fitur-fitur unik untuk aplikasi, seperti file baru dibuka atau tugas umum.




9. Area Notifikasi



Area notifikasi telah didesain ulang, ikon Pusat standar Volume, Jaringan, Power dan Action status telah hadir, tetapi tidak ada ikon aplikasi lainnya akan ditampilkan jika pengguna telah memilih mereka untuk ditampilkan. Sebuah baru "Pemberitahuan Ikon Area" panel kontrol telah ditambahkan yang menggantikan "Customize Icon Notification" kotak dialog di "Taskbar dan Start Menu Properties" jendela pertama kali diperkenalkan pada Windows XP





10. Aero Peek








salah satu fitur yang paling membuat pengguna windows penasaran. Dengan Aero Peek, ketika kursor mouse di arahkan ke salah satu aplikasi di taskbar, akan muncul thumbnail dari aplikasi tersebut, dan bila kursor mouse di arahkan ke thumbnail, jendela aplikasi selain jendela yang dipilih akan berubah menjadi transparan. Jadi yang terlihat hanyalah jendela aplikasi di thumbnailnya, hal ini akan memudahkan pengguna ketika ingin melihat jendela aplikasi tertentu tanpa harus mengklik icon aplikasi di taskbar. Selain jendela aplikasi, Gadget dan desktop juga bisa di intip tanpa harus meminimize semua jendela aplikasi yang aktif.





11. Aero Snap





Aero Snap adalah fitur yang memudahkan pengguna untuk mengatur posisi jendela aplikasi. Windows terdahulu, mungkin kita agak kesulitan ketika mengatur posisi jendela aplikasi dalam jumlah banyak, seperti meminimize, restore, resize dan maximize. Di situ disediakan 3 tombol navigasi di pojok kanan atas dan resize jendela dengan mengklik di pinggiran jendela, itu saja masih tidak cukup mudah dilakukan. Aero Snap memberikan cara baru dalam mengatur posisi dan ukuran jendela aplikasi. Pada Aero Snap, disediakan beberapa shortcut untuk mengatur posisi jendela aplikasi, misalnya WIN KEY + UP ARROW untuk maximize jendela, WIN KEY + LEFT ARROW untuk menggeser jendela ke kiri atau WINKEY + LEFT ARROW untuk menggeser jendela ke kanan. 





12. Aero Shake




 Aero Shake memungkinkan pengguna untuk mengkosongkan window yang tidak dipakai pada layar dengan menggungcangnya (menyeret kembali dan sebagainya) jendela pilihan mereka dengan mouse. Semua window lain akan meminimalkan, sedangkan window pengguna mengguncang tetap aktif di layar. Ketika window diguncangkan lagi, mereka semua terlihat kembali.